
Papua – Aparat Kepolisian dari Polsek Karubaga bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait rencana aksi pemalangan jalan yang akan dilakukan oleh warga di Desa Kimibur, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Sabtu (14/3/2026).
Kapolsek Karubaga IPTU Eka Januarchman, S.H langsung turun ke lokasi untuk melakukan koordinasi dan dialog dengan koordinator rencana pemalangan jalan, Losmen Jikwa, guna mencari solusi atas persoalan yang dikeluhkan warga.
Informasi mengenai rencana pemalangan jalan diterima pihak kepolisian dari masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas warga yang hendak menutup akses jalan di kawasan Kota Baru, tepatnya di depan perumahan Esalon, Desa Kimibur. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Karubaga bersama personel Polsek segera menuju lokasi untuk memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Setibanya di lokasi, Kapolsek Karubaga langsung bertemu dengan koordinator aksi dan melakukan dialog guna mengetahui secara langsung permasalahan yang terjadi. Dalam kesempatan tersebut, IPTU Eka Januarchman menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Selamat siang Saudara Losmen Jikwa. Maksud kedatangan kami karena adanya laporan masyarakat terkait rencana pemalangan jalan di Desa Kimibur. Kami ingin berkoordinasi langsung untuk mengetahui permasalahan yang terjadi sehingga bisa dicari solusi terbaik,” ujar IPTU Eka Januarchman.
Koordinator warga, Losmen Jikwa, menjelaskan bahwa pihak keluarga memang sempat melakukan pemalangan jalan, namun kemudian dibuka kembali karena pada hari tersebut tidak terdapat aktivitas pemerintahan di Kabupaten Tolikara. Ia mengatakan bahwa aksi tersebut dipicu oleh persoalan drainase dari proyek pembuangan air yang mengalir ke arah pemukiman warga.
“Kami keluarga sempat melakukan pemalangan jalan, tetapi kami buka kembali karena hari ini tidak ada aktivitas pemerintah. Tujuan kami melakukan pemalangan karena air dari drainase proyek mengalir ke arah pemukiman kami dan menimbulkan longsor serta aliran air deras yang mengganggu,” jelas Losmen Jikwa.
Ia juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tolikara dan sempat mendapat tanggapan untuk dilakukan perbaikan. Namun hingga saat ini perbaikan yang dijanjikan belum terealisasi.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolsek Karubaga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tolikara agar segera menindaklanjuti permasalahan yang dikeluhkan warga.
“Terkait permasalahan yang dialami keluarga di Desa Kimibur, kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PU agar dapat bertanggung jawab menyelesaikan persoalan tersebut,” ujar Kapolsek.
Ia juga menjelaskan bahwa Kepala Dinas PU dijadwalkan tiba di Tolikara pada Senin, 16 Maret 2026, untuk meninjau langsung lokasi permasalahan yang disebabkan oleh proyek drainase tersebut.
Kapolsek Karubaga selanjutnya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pemalangan jalan karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian siap membantu memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah daerah agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan.
“Kami meminta agar tidak melakukan pemalangan jalan. Pihak kepolisian akan membantu melakukan koordinasi dengan Dinas PU agar masalah ini segera ditangani,” tambahnya.
Melalui pendekatan persuasif yang dilakukan oleh aparat kepolisian, situasi di lokasi tetap terjaga aman dan kondusif. Dialog yang berlangsung antara aparat kepolisian dan masyarakat juga membuka ruang komunikasi dalam upaya penyelesaian persoalan infrastruktur yang menjadi keluhan warga.(rd)


Tidak ada komentar