Siklon Tropis Senyar Picu Cuaca Ekstrem, Polda Papua Imbau Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan

Ismaya Rosita
17 Sep 2026 06:43
Polda 0 4
3 menit membaca

Papua – Polda Papua meningkatkan langkah kesiapsiagaan dan antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, pada 20 November 2026

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif apabila terjadi hujan lebat berkepanjangan, banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun angin kencang.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam menghadapi kondisi tersebut, masyarakat diminta memperhatikan informasi dan peringatan cuaca dari instansi berwenang, khususnya BMKG, serta menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi terdampak banjir, longsor, pohon tumbang maupun kondisi lain yang membahayakan keselamatan.

Warga yang berada di sekitar bantaran sungai, lereng maupun wilayah yang rawan longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan. Apabila kondisi cuaca semakin memburuk, masyarakat diminta mengikuti arahan pemerintah daerah dan petugas di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan dilakukannya evakuasi.

Polda Papua juga mengingatkan masyarakat untuk mengamankan dokumen penting, obat-obatan, kebutuhan dasar dan barang berharga di tempat yang aman. Warga diminta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jalan maupun cuaca tidak memungkinkan.

Selain itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan adanya pohon tumbang, jalan terputus, jembatan rusak, banjir, longsor maupun kejadian lain yang dapat membahayakan masyarakat atau menghambat akses pelayanan.

Kasatgas Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. mengatakan, kesiapsiagaan perlu dibangun sejak dini untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi di sejumlah wilayah.

“Polda Papua mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan. Perhatikan informasi resmi mengenai perkembangan cuaca dan segera mengikuti arahan petugas apabila berada di wilayah yang berpotensi terdampak bencana,” ujar Kombes Pol. Cahyo.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem tidak hanya berpotensi menimbulkan bencana alam, tetapi juga dapat berdampak terhadap mobilitas masyarakat, jaringan komunikasi, pasokan kebutuhan pokok serta pelayanan publik.

“Apabila terjadi banjir, longsor, angin kencang atau akses jalan terputus, masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi lokasi tersebut. Utamakan keselamatan dan segera laporkan kepada aparat maupun instansi terkait agar dapat dilakukan penanganan,” jelasnya.

Kombes Pol. Cahyo juga meminta jajaran kepolisian di wilayah untuk meningkatkan komunikasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas dan unsur terkait lainnya guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

“Jajaran kami terus melakukan langkah-langkah preventif dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Dalam situasi darurat, kecepatan informasi dan koordinasi sangat penting agar penanganan terhadap masyarakat dapat dilakukan secara tepat,” tambahnya.

Polda Papua turut mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait kondisi kebencanaan yang dapat menimbulkan kepanikan. Informasi mengenai perkembangan cuaca dan kondisi kebencanaan agar diperoleh melalui sumber resmi.

Melalui langkah antisipasi dan kesiapsiagaan bersama, Polda Papua mendorong masyarakat untuk saling membantu, menjaga ketenangan, serta segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan sehingga keselamatan masyarakat dan situasi Kamtibmas tetap terjaga.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x