Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Ismaya Rosita
17 Sep 2026 06:23
Cartenz 0 6
2 menit membaca

Jayapura – Tokoh Adat Wilayah Saireri di Kota Jayapura, Khon Celvin Imbiri, mengimbau seluruh masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Jayapura maupun Tanah Papua secara luas.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat situasi dan kondisi di wilayah Kota Jayapura saat ini masih berada dalam keadaan aman dan kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dipertahankan melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Situasi dan kondisi saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kota Jayapura. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas agar suasana damai dan kondusif ini tetap terpelihara,” ujar Khon Celvin Imbiri.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar, khususnya informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Mari kita bersama-sama menyaring setiap informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Saring sebelum sharing,” katanya.

Sebagai Tokoh Adat Wilayah Saireri, Khon Celvin turut mengingatkan para pemuda agar tidak mudah dimobilisasi untuk melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, menimbulkan keresahan, maupun merusak fasilitas publik.

Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat dapat disampaikan melalui cara-cara yang damai, bermartabat, dan bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak masyarakat lainnya.

Menanggapi rencana aksi demonstrasi pada 30 September 2026 yang dikaitkan dengan peringatan maupun penyampaian penolakan terhadap Roma Agreement dengan tema “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan”, Khon Celvin menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara.

“Namun demikian, hak tersebut hendaknya dilaksanakan secara damai, tertib, bertanggung jawab, tanpa kekerasan, serta tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat dan pemuda untuk menjaga persatuan serta tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat mengganggu situasi keamanan di Kota Jayapura dan Tanah Papua.

“Mari kita jaga persatuan, hindari tindakan provokatif, jangan menyebarkan berita bohong atau informasi yang belum terverifikasi. Bersama-sama kita jaga Kota Jayapura dan Tanah Papua agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tutur Khon Celvin.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjaga Tanah Papua melalui tindakan yang mengedepankan kedamaian, persatuan, serta sikap yang bermartabat dalam menyampaikan setiap aspirasi.

“Mari kita jaga Tanah Papua dengan cara-cara yang damai dan bermartabat,” pungkasnya.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x