Polda Papua Hadir Melalui Program Poliran, Dengarkan Aspirasi Pekerja TKBM Jayapura

Ismaya Rosita
29 Okt 2026 04:47
2 menit membaca

Papua – Polda Papua melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) menggelar kegiatan Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) untuk mendengarkan aspirasi dan memahami kebutuhan masyarakat, khususnya pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), di Aula FKPM TKBM, Kota Jayapura, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Kp3 Laut, AKP H. Abdul Kadir, S.Sos., personel Ditbinmas Polda Papua, serta masyarakat TKBM.

Pertemuan ini menjadi wadah komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan sosial, termasuk kendala yang dihadapi pekerja dalam memperoleh pekerjaan tetap.

Program Poliran merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan dialogis.

Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya memberikan motivasi, arahan, serta informasi yang dapat membantu masyarakat mengenali peluang kerja sesuai dengan kemampuan dan keterampilan masing-masing.

Kapolsek Kp3 Laut dalam arahannya mengajak masyarakat, khususnya pekerja TKBM, untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama atas persoalan yang dihadapi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dihubungi secara gratis untuk melaporkan kejadian maupun meminta bantuan kepolisian.

Laporan yang diterima akan diteruskan kepada satuan terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain itu, pihaknya berencana melakukan pendataan terhadap pekerja TKBM yang belum memiliki pekerjaan tetap guna mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka.

Pendataan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pendampingan yang sesuai dengan permasalahan masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa program Poliran menjadi salah satu upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memahami persoalan sosial yang berkembang di lingkungan warga.

“Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, kami ingin membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara Polri dan masyarakat,” katanya.

“Aspirasi serta kendala yang disampaikan warga menjadi masukan penting bagi kami untuk memahami kebutuhan masyarakat dan mendorong upaya penyelesaian yang dapat dilakukan sesuai tugas dan kewenangan,” imbuhnya.

Kombes Cahyo menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat sangat diperlukan agar komunikasi dan kerja sama dengan kepolisian dapat berjalan secara berkelanjutan.

Masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan keluhan, masukan, maupun informasi yang berkaitan dengan situasi keamanan dan persoalan sosial di lingkungannya.

Melalui program Poliran, Polda Papua berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin erat, sekaligus mendorong terciptanya komunikasi terbuka dalam menyerap aspirasi dan memahami kebutuhan warga, khususnya pekerja TKBM di Kota Jayapura.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x